Pemerintah Kalurahan Ngargosari menggelar rapat koordinasi rutin bulanan yang dipimpin langsung oleh jajaran pamong, dukuh, dan Bamuskal di Balai Pertemuan Kalurahan Ngargosari pada Selasa (04/08/2026). Agenda strategis awal bulan ini membahas secara mendalam tantangan fiskal akibat efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) yang berdampak pada minimnya alokasi kegiatan mandiri serta proyeksi pembangunan fisik di tingkat padukuhan pada tahun mendatang. Selain itu, forum menyoroti progres pembangunan fasilitas olahraga melalui hibah lapangan bola voli dari Pemkab Kulon Progo yang dikelola Karang Taruna, serta kejelasan tata kelola dan posisi hukum Kalurahan terhadap proyek strategis nasional pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di eks SD Ngargowahono Padukuhan Ngaliyan Gunung B.
Isu krusial lain yang mengemuka dalam rakor tersebut adalah merosotnya pencapaian pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kalurahan Ngargosari yang tercatat berada di posisi terendah hingga akhir Juli 2026, sehingga para dukuh diinstruksikan untuk segera melakukan akselerasi penagihan di lapangan. Forum juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keterpurukan unit-unit usaha Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumdes) seperti Pertashop, Bisamart, JNE, PPOB, hingga jasa keuangan, yang memicu kebijakan peninjauan ulang skema sewa aset mulai tahun 2027 serta penguatan fungsi pengawasan internal. Di tengah keterbatasan anggaran, kabar baik datang terkait progres kenaikan Siltap Pamong dan Bamuskal beserta penerapan Tunjangan Kinerja (Tukin) yang didasarkan pada presensi fingerprint serta capaian kinerja riil.
Sebagai langkah konkret perbaikan tata kelola pemerintahan, disepakati kebijakan penegakan disiplin kerja yang mulai berlaku efektif di hari yang sama dengan pemberlakuan absensi pagi dan sore serta kewajiban piket harian bagi para dukuh sesuai jadwal.
#ngargosari #kalurahanngargosari #kulonprogo #rakorpemerintahan #disiplinpamong